Perkembangan teknologi di Indonesia sangat cepat berkembang, salah satunya adalah penggunaan Cashless Payment. Saat ini Cashless Payment banyak digunakan masyarakat di Indonesia khususnya di kalangan mahasiswa di Kota Surabaya. Penggunaan Cashless Payment ini sangat memudahkan masyarakat dalam melakukan suatu transaksi yang dimana tidak perlu menggunakan uang tunai dan hanya menggunakan uang elektronik saja di setiap transaksi pembayaran yang dilakukan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan Cashless Payment benar-benar mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan bagi mahasiswa di Surabaya atau justru sebaliknya yang membuat mahasiswa memiliki perilaku konsumtif dan sulit mengontrol pengeluaran mereka. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi linier sederhana terhadap data. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada responden yang merupakan mahasiswa di Kota Surabaya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Cashless Payment (pembayaran non-tunai) memiliki pengaruh yang kuat terhadap efektivitas pengelolaan keuangan mahasiswa di Kota Surabaya. Semakin sering mahasiswa di Kota Surabaya menggunakan metode pembayaran seperti e-wallet, kartu debit, atau aplikasi pembayaran digital lainnya, maka mereka cenderung lebih efektif dalam mengelola keuangannya.
Copyrights © 2024