Pemantauan air tanah bertujuan untuk menjaga produksi pertambangan batubara. Perubahan muka air tanah selama proses penambangan merupakan database hidrogeologi pertambangan. Data tinggi muka air tanah dapat digunakan untuk sistem drainase, analisis stabilitas lereng, dan desain pembuangan. Berdasarkan pernyataan tersebut ruang lingkup penelitiannya adalah pemetaan tinggi muka air tanah pada area penambangan batubara terbuka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif berdasarkan pengukuran tinggi muka air tanah di lokasi. Pengumpulan data dilakukan dengan alat pengukur ketinggian air (water level meter) dan bor logging. Hasil penelitian menunjukkan sebaran muka airtanah pada pertambangan batubara open pit berada pada level -13 mdpal (DH04), 23 mdpal (DH05), 39,74 mdpal (DH02) dan 68,38 mdpal (DH03).
Copyrights © 2024