Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan terhadap kesediaan aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu dalam membayar zakat profesi melalui mekanisme pemotongan gaji. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan survei sebagai instrumen pengumpulan data. Data diperoleh melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan memiliki pengaruh signifikan terhadap kesediaan ASN dalam membayar zakat profesi. ASN dengan pendapatan lebih tinggi cenderung memiliki kesediaan yang lebih besar untuk membayar zakat profesi melalui pemotongan gaji. Temuan ini mengindikasikan pentingnya edukasi dan sosialisasi terkait zakat profesi, khususnya mengenai manfaat dan mekanisme pemotongan gaji, guna meningkatkan kesadaran serta kepatuhan ASN dalam menunaikan kewajiban zakat. Kata Kunci : Zakat Profesi, Pendapatan, Pemotongan Gaji
Copyrights © 2024