Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara perilaku menyimpang dan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Akuntansi kelas XI di SMK Negeri 1 Selayar, dengan perilaku menyimpang sebagai variabel bebas (X) dan kesulitan belajar sebagai variabel terikat (Y). Populasi penelitian mencakup siswa kelas XI Akuntansi, dan sampel terdiri dari 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase, uji instrumen, serta analisis korelasi Pearson Product Moment r. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan 0,700, lebih besar dari 0,05, yang menandakan adanya hubungan antara perilaku menyimpang dan kesulitan belajar. Selain itu, nilai Pearson correlation sebesar 0,073 menunjukkan hubungan negatif, di mana semakin tinggi perilaku menyimpang, semakin tinggi pula kesulitan belajar siswa. Koefisien korelasi 0,073 berada dalam rentang 0,06–0,799, menunjukkan bahwa nilai korelasi ini kuat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa perilaku menyimpang berpengaruh signifikan terhadap kesulitan belajar siswa, mencerminkan bahwa peningkatan perilaku menyimpang berpotensi meningkatkan kesulitan belajar pada mata pelajaran Akuntansi
Copyrights © 2024