Latar Belakang: Perkembangan motorik halus pada anak prasekolah merupakan aspek penting yang perlu distimulasi dengan baik. Keterlambatan motorik halus dapat mempengaruhi kemampuan koordinasi tangan dan mata pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain menggunakan playdough dan meremas kertas terhadap perkembangan motorik halus pada anak prasekolah di PAUD Permata Hati Situbondo.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain tiga kelompok pre-test dan post-test. Sampel melibatkan 60 anak prasekolah yang dikelompokkan ke dalam tiga kelompok. kelompok terapi playdough, kelompok terapi meremas kertas, dan kelompok kontrol. Intervensi dilakukan selama 25 menit per sesi dengan total empat kali intervensi per minggu selama dua minggu. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain Score dan One-Way ANOVA.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan dalam efektivitas terapi bermain playdough dan meremas kertas terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah. (p-value = 0,990; p > 0,05).Kesimpulan: Penelitian ini merekomendasikan agar terapi bermain digunakan sebagai intervensi penting dalam pemberian asuhan keperawatan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak prasekolah.
Copyrights © 2024