Terowongan pengelak bendungan Bagong ter-letak di sisi kanan sungai Bagong (sisi barat), dibangun pada lapisan batuan keras (fresh rock) yang menunjukan relatif stabil. Pelaksanaan konstruksi terowongan penge-lak menggunakan metode peledakan (blasting) dalam penggaliannya, yang menyebabkan beberapa potensi risiko berkaitan dengan kestabilan. Sehingga pada tahap-an konstruksi terowongan pengelak bendungan Bagong perlu diberikan perkuatan untuk menjaga kestabilan. Perkuatan yang digunakan adalah angkur batuan (Rock bolt), dan beton semprot (Shotcrete). Plaxis V.20 meru-pakan salah satu perangkat lunak dalam bidang geotek-nik yang menggunakan metode elemen hingga yang bisa digunakan untuk memodelkan stabilitas terowongan menggunakan perkuatan Rock bolt dan Shotcrete. Dengan demikian tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganali-sis stabilitas terowongan. Dari hasil pemodelan diperoleh hasil setiap penambahan perkuatan akan menyebabkan penambahan nilai angka keamanan dan menurunkan nilai deformasi. Besarnya nilai keamanan dipengaruhi oleh nilai massa batuan atau rock mass rating (RMR) dan faktor disturbansi. Pada zona 1 yang memiliki nilai RMR sebesar 68 dan faktor disturbansi sebesar 0,8 didapatkan angka keamanan 6,110 dengan deformasi sebesar 0,0010 m. Pada Zona 2 didapatkan angka keamanan sebesar 1,717 dan deformasi sebesar 0,00801. Pada Zona 3 dida-patkan angka keamanan sebesar 1,993 dan deformasi sebesar 0,00482. Pada Zona 4 didapatkan angka keaman-an sebesar 2,240 dan deformasi sebesar 0,00873. Pada Zona 5 didapatkan angka keamanan sebesar 1,936 dan deformasi sebesar 0,00707.
Copyrights © 2024