Kemasan dapat memberikan suatu persepsi karakter dan citra produk kepada konsumen yang dituju karena memiliki fungsi sebagai sarana promosi produk yang dikemas. Banyak keputusan pembelian yang dilakukan pembeli karena melihat kemasan dan informasi-informasi yang tertera di dalamnya sehingga menimbulkan daya tarik. Daya tarik kemasan terdiri dari daya tarik visual dan daya tarik fungsional. Elemen warna pada kemasan merupakan salah satu unsur yang menghasilkan daya tarik visual. Kombinasi warna pada desain yang memiliki kualitas warna yang lebih baik dengan mudah dapat menarik perhatian responden. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi persepsi warna dan model penggunaan kombinasi elemen visual warna pada desain kemasan makanan kategori asin, gurih, dan renyah sesuai dengan skema roda warna komplementer (dua warna) dan split komplementer (tiga warna) yang menarik bagi konsumen sehingga hasil penelitian dapat digunakan sebagai model penerapan kombinasi warna oleh desainer kemasan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan tahapan pengumpulan data berupa dokumentasi, survey atau angket, observasi, dan studi literatur, setelah itu dilakukan analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada skema warna komplementer, kombinasi ungu-kuning mendapat ketertarikan tertinggi, sementara pada skema warna split komplementer, kombinasi biru muda-kuning-merah oranye paling diminati oleh konsumen.
Copyrights © 2024