Belajar mandi sendiri termasuk dalam aktivitas yang dilakukan untuk mengembangkan self-help skills dimana hal tersebut menjadi salah satu media bagi anak memperoleh pengalaman, mengembangkan kemampuan motorik, dan membantu meningkatkan kepercayaan diri anak dengan kemampuannya memenuhi kebutuhan dasar. Aktivitas mandi sendiri juga menjadi salah satu media bagi anak usia prasekolah (3 – 6 tahun) yang sedang memasuki masa phalik untuk mengeksplorasi dan memahami setiap bagian tubuhnya. Namun aktivitas mandi sendiri bagi anak belum diakomodasi dengan baik oleh peralatan mandi yang beredar di pasaran dimana peralatan mandi tersebut didominasi oleh produk yang di resize dari produk orang dewasa, berfokus pada satu tahap mandi, dan berfokus pada entertainment value. Melalui metode in-depth interview dan shadowing pada target user ditemukan kebutuhan dan kendala yang dialami user ketika melakukan aktivitas mandi. Kebutuhan user, trend forecasting, dan potensi pengembangan pada aspek fungsional produk menjadi tiga aspek utama perancangan konsep desain berupa sarana mandi yang megakomodasi seluruh tahap mandi anak usia prasekolah dengan konsep reliable dan adaptable.
Copyrights © 2023