Latar Belakang: Ketatnya persaingan di dunia bisnis mendorong perusahaan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kinerjanya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa bisnis yang terus berinovasi akan memiliki keunggulan daya bersaing yang lebih besar.Tujuan: Penelitian ini menguji adanya pengaruh enterprise resource planning (ERP), leverage, ukuran perusahaan dan profitabilitas perusahaan manufaktur di Indonesia dan Singapura.Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini yaitu perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Singapura periode tahun 2021-2022. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 232 perusahaan manufaktur di Indonesia dan 124 perusahaan manufaktur di Singapura. Metode analisis data penelitian yang digunakan adalah regresi linier berganda dan uji beda rata-rata dengan menggunakan independent sample t-test.Hasil Penelitian: Leverage, ukuran perusahaan, dan profitabilitas berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia dan Singapura, sementara ERP tidak berpengaruh. Penelitian ini juga menemukan perbedaan rata-rata kinerja keuangan perusahaan manufaktur di kedua negara.Keterbatasan Penelitian: Studi ini memiliki keterbatasan, diantaranya hanya berfokus pada industri manufaktur. Keaslian/Novetly Penelitian: Keterbaharuan penelitian ini terletak pada kombinasi penerapan ERP dan pengaruhnya terhadap kinerja keuangan perusahaan di Indonesia dan Singapura, dengan mengintegrasikan perspektif Teori Agensi dan Teori Sinyal. Penelitian ini juga membahas faktor leverage dan ukuran perusahaan dalam persaingan bisnis global, memberikan kontribusi baru dalam memahami dampak teknologi informasi, leverage, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan di kedua negara tersebut.
Copyrights © 2024