Anestesi yang dilakukan pada kucing sebelum tindakan operasi dapat menyebabkan kucing mengalami komplikasi hipotermia pasca operasi. Untuk mengatasi hal tersebut maka dibuatlah alat inkubator yang dapat memudahkan paramedis hewan dalam masa recovery hewan yang mengalami komplikasi hipotermia pasca operasi. Terdapat sebuah sistem kontrol yang dapat menjaga temperatur suhu dalam ruang inkubasi agar tetap stabil. Sistem ini memanfaatkan arduino dan sensor suhu LM35 dengan metode histerisis. Terdapat juga lampu ultraviolet untuk mereduksi bakteri dalam inkubator agar steril saat sebelum digunakan. Pada penelitian ini menggunakan heater yang dapat mengeluarkan udara panas sehingga pasien menjadi nyaman. Untuk memonitoring aktivitas pasien, alat ini juga dilengkapi dengan ESP32 CAM yang dapat digunakan secara jarak jauh melalui aplikasi web server. Pada skripsi ini telah berhasil membuat inkubator kucing pasca operasi dengan hasil yang cukup baik. Hal ini terbukti bahwa pada alat ini bisa mempertahankan suhu inkubator sebesar 35 derajat dengan respon kenaikan suhu rise time yang cepat.
Copyrights © 2025