Penelitian ini ingin menguji pengaruh Net Interest Margin (NIM) dan Non Performing Loan (NPL) berdasarkan KBMI terhadap nilai perusahaan perbankan pada periode 2021-2023. NIM merupakan selisih antara beban bunga dan pendapatan bunga perbankan, sedangkan NPL merupakan ukuran seberapa besar kredit macet dibandingkan total kredit yang telah disalurkan perbankan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 95 observasi, yang diperoleh dari metode purposive sampling. Alat analisis yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah regresi berganda dengan menggunakan software STATA. Hasil penelitian menunjukan bahwa NIM Â dan NPL berpengaruh positif signifikan terhadap PBV. Perbankan dengan NIM tinggi akan semakin profitable karena mampu menghasilkan penghasilan bunga bersih yang semakin besar sehingga menyebabkan nilai perusahaan semakin tinggi. Pada penelitian ini NPL justru menunjukan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan karena perbankan dengan NPL tinggi sudah menyiapkan cadangan atas kredit macetnya sehingga membuat investor menilai bahwa bank lebih konservatif dalam menangani potensi kredit macetnya di masa mendatang.
Copyrights © 2024