Penelitian ini bertujuan mengkaji pengalaman komunikasi antarbudaya mahasiswa Papua Tengah yang menempuh studi di perguruan tinggi Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatoris untuk mengungkap pengalaman subjektif para partisipan tentang bagaimana pengalaman mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan sosial dan akademik yang berbeda secara budaya. Hasil penelitian mengungkap berbagai hambatan dan tantangan dalam komunikasi antarbudaya yang dialami mahasiswa Papua Tengah seperti kejutan budaya, stereotip, serta diskriminasi rasial yang berdampak pada proses adaptasi mereka. Meskipun mahasiswa Papua Tengah menghadapi berbagai tantangan komunikasi antarbudaya, para partisipan berusaha beradaptasi melalui komunikasi yang fleksibel dan keterlibatan aktif dalam komunitas lokal, menunjukkan dinamika identitas, interaksi, dan sosialisasi yang kompleks dalam lingkungan sosial dan akademik yang berbeda budaya. Simpulan penelitian ini bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengalaman mereka dalam komunikasi antarbudaya seperti identitas budaya, strategi adaptasi, dan lingkungan komunitas, serta aspek eksternal seperti norma dan stereotip masyarakat juga pentingnya keterlibatan komunitas dalam pengembangan budaya, dan potensi stereotip negatif. Kata Kunci: Adaptasi, Fenomenologi, Komunikasi Antarbudaya, Stereotip.
Copyrights © 2024