Preeklampsia merupakan salah satu penyebab angka kematian ibu dan janin, dengan angka kejadian yang cukup tinggi. Resiko preeklampsia diketahui dapat meningkat pada ibu hamil yang mengalami stres dengan pola aktivitas fisik yang kurang atau juga berlebih. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan stres yang di alami ibu dalam kehamilan dengan kejadian preeklamsia pada trimester II dan III di RS. Hasta Brata Batu. Desain penelitian menggunakan desain kuntitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data melalui kuisioner. Metode analisis data menggunakan deskriptif dan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil analisis, variabel aktivitas fisik diperoleh nilai thitung >ttabel (5,242>2,042), variabel stress di peroleh thitung>ttabel (7,872>2,042), dengan masing-masing nilai signifikan 0,05 dan nilai Fhitung>Ftabel (9,787>4,048) dan nilai signifikan sebesar 0,000 (p value < 0,050). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan aktivitas fisik dan stres yang dialami ibu dalam kehamilan dengan kejadian preeklamsia trmester II dan III di RS. Hasta Brata Batu secara bersamaan (simultan) maupun masing-masing (parsial) variabel.
Copyrights © 2024