Potensi alam yang tersisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal sebagai lahan produksi dengan membentuk Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI). Antusias masyarakat lokal dalam beternak mengalami degradasi ketika wabah flu burung. Revitalisasi kelompok dilakukan dan dibantu oleh pemerintahan agar eksistensi kelompok, produk olahannya dapat berkembang serta turut membantu stabilitas ketahanan pangan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui program, strategi dan keberhasilan Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, kelompok memiliki beberapa program seperti pembinaan kesehatan, penetasan, penggemukan, permodalan dan kemitraan. Kedua, strateginya antara lain meningkatkan kualitas produk, pengendalian pakan, pengelolaan penjualan dan memperluas kemitraan. Ketiga, keberhasilannya ialah pendidikan meningkat, meningkatnya pendapatan, perubahan keadaan tempat tinggal, harapan hidup bagi anggota, dan lapangan pekerjaan. Secara umum, penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Kelompok Tani Ternak Itik (KTTI) sangat berperan dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggota.
Copyrights © 2023