Metode sintesis hijau telah berhasil menghasilkan nanopartikel TiO2 dengan bantuan ekstrak daun ketapang untuk agen penstabil dan pereduksi. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat nanopartikel TiO2 menggunakan ekstrak daun ketapang dengan variasi volume ekstrak 10 mL; 20 mL; 30 mL; dan 40 mL, serta untuk mengetahui karakteristik nanopartikel TiO2 melalui uji karakterisasi menggunakan FT-IR dan XRD. Penelitian ini menggunakan metode sintesis hijau sol-gel untuk mesintesis nanopartikel TiO2 dengan ekstrak daun ketapang sebagai agen pereduksi dan agen penstabil. Hasil uji karakterisasi nanopartikel TiO2 menjelaskan ukuran kristal TiO2 dengan variasi ekstrak daun ketapang 10 mL; 20 mL; 30 mL; dan 40 mL, secara berturut-turut adalah 8,5 nm; 6,8 nm; 6,3 nm; dan 5,8 nm. Aktivitas fotokatalitik TiO2 ekstrak daun ketapang volume 40 mL terhadap degradasi metilen biru menghasilkan massa nanopartikel TiO2 optimum yaitu 30 mg yang berhasil mendegradasi hingga 75,99%. Waktu kontak optimum yaitu 80 menit yang berhasil mendegradasi sebanyak 75,99%. Konsentrasi metilen biru optimum 5 ppm yang berhasil terdegradasi hingga 77,33%.
Copyrights © 2024