Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin
Vol 12 No 02 (2024): Jurnal Kontemplasi

Komparasi Hermeneutika Sahiron Syamsuddin Dan Nasr Hamid Abu Zayd Dalam Menafsirkan Jihad: Humanisme, Konteks, Dan Relevansi

aulya, Tsaqifa Aulya Afifah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2024

Abstract

Ayat Al-Qur’an yang ditafsirkan oleh para mufassir, baik klasik maupun modern terus mengalami perubahan dan perkembangan. Hal ini dilakukan untuk mencapai tujuan Al-Qur’an yang ṣho>liḥ li kulli zama>n wa makan. Tak heran jika metode-metode penafsiran Al-Qur’an sangat beragam guna peningkatan intensitas penelitian akademik untuk mendapatkan variasi makna Al-Qur’an secara integratif. Penelitian ini berfokus pada makna Jihad dalam surah al-Ankabu>t/29: 69. Studi ini membahas penafsiran dua tokoh hermenutika, Sahiron Syamsuddin dan Nasr Hamid Abu Zayd. Pertanyaan yang akan dikaji: bagaimana pemikiran kedua tokoh tersebut dalam menafsirkan ayat-ayat jihad dan bagaimana analisis penafsiran ayat-ayat jihad kedua tokoh tersebut? Penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, sedangkan sifat penelitian ini berupa deksriptif-analisis. Metode yang digunakan untuk mengolah dan menganalisis data dalam penelitian ini adalah gabungan antara deduktif-induktif-komparatif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kedua tokoh membantah adanya penafsiran tekstual mengenai ayat jihad yang hanya ditafsirkan dengan konteks peperangan. Menurut Syamsuddin, makna jihad Surah al-Ankabu>t/29: 69 bisa dilihat dengan tiga tahapan: pertama, jihad melawan hawa nafsu diri sendiri untuk meraih jalan ketaatan kepada Allah. Kedua, jihad kepada orang-orang terdekat kita. Ketiga, jihad kepada pemerintahan, negara, dan tanah air. Sedangkan Zayd melalui hermeneutikanya (tafsir al-siya>qi) menjelaskan bahwa makna jihad Surah al-Ankabu>t/29: 69 membebaskan negara dari segala permasalahannya.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

kon

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences Other

Description

AIM Kontemplasi : Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin aims to strengthen transdisciplinary perspective on issues related to Islam and Muslim societies. The focus of this paper is an attempt to actualize a better understanding of the Islamic theology, hermeneutic, sociology, philosophy, communication, ...