Penelitian ini mengkaji persepsi risiko generasi milenial dalam investasi saham dengan menyoroti faktor-faktor utama yang mempengaruhi persepsi tersebut, seperti literasi keuangan, pengaruh media sosial, dan faktor psikologis. Dengan pendekatan kualitatif berbasis literatur, penelitian ini mensintesis temuan temuan sebelumnya untuk memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan yang baik mengurangi persepsi risiko dengan meningkatkan kemampuan milenial dalam memahami dinamika pasar saham dan mengelola risiko investasi. Media sosial memiliki peran ganda, menyediakan informasi investasi yang bermanfaat tetapi juga meningkatkan penyebaran melalui penyebaran informasi yang tidak akurat. Hambatan psikologis, seperti kecemasan terhadap kerugian, secara signifikan mempengaruhi keputusan investasi, sehingga banyak milenial cenderung memilih opsi dengan risiko rendah. Studi ini menekankan pentingnya meningkatkan literasi keuangan, validasi informasi di media sosial, serta edukasi tentang risiko pengelolaan untuk mendorong keputusan investasi yang lebih terinformasi dan rasional.
Copyrights © 2024