Artikel ini mengeksplorasi peran literasi sains sebagai katalis dalam menjembatani keyakinan Islam dan rasionalitas ilmiah. Literasi sains memungkinkan individu memahami dan mengintegrasikan konsep sains dengan ajaran Islam, sehingga mengurangi konflik antara sains dan agama. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, literasi sains memperkuat keyakinan beragama melalui interpretasi rasional. Studi kasus dari sejarah ilmuwan Muslim menunjukkan bahwa keselarasan antara sains dan keyakinan agama dapat tercapai. Pendidikan terpadu yang memadukan kurikulum ilmu pengetahuan dan agama dianjurkan untuk membentuk generasi yang seimbang, kritis, dan siap berkontribusi kepada masyarakat. Artikel ini menekankan pentingnya literasi sains untuk menghadapi tantangan global dan mendorong partisipasi komunitas Muslim dalam diskusi dan inovasi global, menciptakan keseimbangan antara iman dan sains.
Copyrights © 2024