Pendahuluan: Hipertensi adalah jenis penyakit tidak menular dan termasuk dalam kelompok penyakit degeneratif yang dapat mempengaruhi siapa pun tanpa memandang usia. Banyak orang yang tidak menyadari kondisi ini karena seringkali tidak menunjukkan gejala, padahal dapat menyebabkan komplikasi serius. Hipertensi ditandai dengan tekanan darah yang meningkat secara abnormal, yaitu tekanan darah yang melebihi 140/90 mmHg. Metode: Studi kasus ini menggunakan rancangan studi kasus deskriptif. Pendekatan studi kasus deskriptif adalah suatu metode penelitian yang bertujuan untuk menyajikan gambaran objektif mengenai suatu keadaan atau situasi. Subjek studi kasus ini menggunakan 1 klien dengan penyakit Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Metode pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah wawancara dan observasi pemeriksaan fisik. Hasil dan Pembahasan: Tekanan darah sistolik sebelum diberikan Alternate Nostril Breathing Esercise rata-rata sebesar 140,5 mmHg dan siastolik 92,5 mmHg dan setelah dilakukan intervensi tekanan darah siastolik 134,5 mmHg dan siastolik 86,3 mmHg. Kesimpulan: Menunjukkan penurunan dengan rata-rata tekanan darah sistolik pada pasien sebesar 6 mmHg dan diastolik sebesar 5,83 mmHg setelah dilakukan intervensi.
Copyrights © 2024