Kemampuan pemecahan masalah merupakan salah satu kemampuan penting dalam matematika. Namun berdasrkan hasil observasi peneliti, masih banyak siswa yang tidak mampu memecahkan masalah matematis. Siswa tidak terbiasa dalam menyelesaikan soal non rutin sementara soal tipe HOT membutuhkan kemampuan pemecahan masalah yang tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan pemecahan masalah matematis siswa Kelas VII SMPN Neonbat saat menyelesaikan soal HOT. Penelitian dilakukan dengan memanfaatkan metode kualitatif dan menggunakan data primer. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis interaktif yaitu reduksi data, penyajian data, dan penalaran. Penelitian ini dilakukan di SMPN Neonbat pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 dengan 21 siswa kelas VII A sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematika tinggi mampu mencapai semua indikator pemecahan masalah matematika yaitu: memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan dan menarik kesimpulan. Seorang siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis sedang dapat menyelesaikan masalah pada tingkat pemahaman dan perencanaan masalah. Sementara itu, siswa dengan kemampuan pemecahan masalah matematis rendah hanya dapat menyelesaikan masalah pada tingkat pemahaman masalah.
Copyrights © 2024