Posyandu Sri Rejeki 2 merupakan sarana kesehatan untuk bayi dan balita pada RT. 7 sampai RT. 12 di RW. 32, Bekasi. Pada penerimaan imunisasi di Posyandu Sri Rejeki 2 ada beberapa orang tua yang tidak membawa anaknya untuk melakukan kegiatan imunisasi disebabkan beberapa faktor, dikarenakan orang tua tidak tahu informasi mengenai adanya jadwal imunisasi, adanya hambatan untuk membawa anaknya ke posyandu karena kesibukan pada orang tua sehingga tidak membawanya untuk imunisasi, kurangnya edukasi atau pemahaman mengenai pentingnya imunisasi polio tambahan (PIN). Maka dari itu, diperlukan klasterisasi dan mengidentifikasi pola karakteristik penerimaan imunisasi PIN polio, sehingga memudahkan dalam membantu strategi mengatasi permasalahan mengenai imunisasi polio tambahan (PIN) di posyandu Sri Rejeki 2. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode clustering dengan menggunakan algoritma K-Means yang dikombinasikan dengan Soft System Methodology (SSM) yang efektif dalam membantu memahami dan mengatasi masalah, serta mengidentifikasi perspektif stakeholders. Hasil yang didapatkan pada setiap cluster sama dalam perhitungan manual dan tools RapidMiner, yaitu cluster 0 (tertinggi) memiliki 59 items yang beranggotakan RT 10, RT 11, RT 12, dan cluster 1 (terendah) memiliki 44 items yang beranggotakan RT 7, RT 8, RT 9.
Copyrights © 2024