Krisan merupakan tanaman hias yang dibudidayakan di daerah dataran tinggi dengan rentang suhu berkisar 20°-30°C karena kebutuhan suhu untuk budidaya tanaman ini adalah 18°-25°C. Namun terdapat tantangan dalam ketersediaan sinyal komunikasi di daerah dataran tinggi sehingga kebutuhan terhadap perangkat otomatisasi harus disesuaikan dengan kondisi yang ada. Adapun pembuatan smart agro system dalam memenuhi kebutuhan perawatan tanaman krisan dirancang menggunakan sensor dan perangkat lunak untuk mengumpulkan data dan mengambil keputusan pengelolaan tanaman sesuai kondisi lingkungan dan tanaman. Penyesuaian kebutuhan tanaman ini diperlukan untuk menghindari kegagalan panen akibat pemberian air dalam penyiraman serta lama penyinaran tanaman krisan yang berdampak pada kualitas tanaman. Sistem kontrol dan monitoring yang dilakukan menggunakan aplikasi yang terpasang dalam perangkat smartphone. Penelitian dilakukan selama 28 hari, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor soil moisture mampu mengukur kelembaban tanah dengan akurasi pengukuran 98,12% dan ketika kelembaban tanah 56% maka pompa air akan menyala secara otomatis untuk melakukan penyiraman. Serta sensor ultrasonik mampu mengukur rata-rata ketinggian tanaman krisan dengan akurasi 100% menggunakan alat pendukung pengukuran ketinggian tanaman. Secara fleksibel, pengguna juga dapat mengatur kerja sistem dan melakukan monitoring terhadap sistem penyiraman dan penyinaran tanaman melalui aplikasi android
Copyrights © 2024