Arsitektur bisnis merupakan alat strategis suatu organisasi yang menggerakkan operasional bisnis dan faktor penentu TI yang bertujuan untuk daya saing. Arsitektur bisnis merupakan relasi antara tujuan organisasi, layanan dan proses bisnis. Arsitektur bisnis bagian domain arsitektur enterprise yang merupakan aspek non-teknis suatu organisasi. Adapun permasalahan yang terjadi jika organisasi dalam mengembangkan arsitektur enterprise tidak didasarkan dengan arsitektur bisnis yang baik maka menimbulkan ketidakselarasan antara tujuan organisasi dengan TI. Dampaknya tidak dapat mengukur tercapainya tujuan organisasi dan kinerja TI terhadap bisnis. Oleh sebab itu penelitian ini membuat model arsitektur bisnis berdasarkan framework TOGAF. TOGAF memiliki konsep, proses, dan model yang lebih baik dibandingkan framework lainnya. Adapun penelitian ini membuat model arsitektur bisnis dengan tujuan untuk keselarasan antara tujuan, layanan dan proses bisnis. Adapun model ini menghasilkan 3 lapisan pada arsitektur bisnis yang meliputi 1) Business Goals; 2) Business Services; 3) Business Process. Model ini di implementasikan dengan studi kasus pada Universitas Dinamika dan telah dilakukan evaluasi terhadap model ini. Adapun kesimpulannya, bahwa model ini merepresentasikan konsep arsitektur bisnis dan hasilnya juga menjelaskan hubungan antara tujuan organisasi, layanan dan proses bisnis. Oleh sebab itu model ini diperuntukkan sebagai panduan dalam penyusunan arsitektur bisnis yang merupakan dasar penyusunan arsitektur sistem informasi dan teknologi
Copyrights © 2024