Majalah Ilmiah Cahaya Ilmu
Vol 6 No 1 (2024): MAJALAH ILMIAH CAHAYA ILMU

Implementasi Kebijakan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Jember

Juwita, Denita Windasari (Unknown)
Asmuni, Asmuni (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2024

Abstract

Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) merupakan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dengan menggunakan teknologi informasi dan sistem online. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana implementasi kebijakan sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember; 2) Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan sistem informasi administrasi kependudukan; 3) Bagaimana upaya peningkatan pelayanan publik (kependudukan) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Jember. Teknik pengimpulan data yang digunanakan adalah Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive sampling melibatkan 3 orang informan. Data yang diperoleh dari berbagai sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SIAK (sistem informasi administrasi kependudukan) memiliki dampak yang baik. dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan, dimana sarana dan prasarananya masih kurang memadai, ketidakstabilan jaringan server SIAK dan terbatasnya pengetahuan masyarakat terkait teknologi informasi dan komunikasi sehingga terjadi kendala dalam pengurusan administrasi kependudukan.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

cahayailmu

Publisher

Subject

Humanities Social Sciences

Description

Majalah Ilmiah Cahaya Ilmu is a (e-ISSN: 2722-208X ; p-ISSN: 2715-3339) research journal in the fields of Public Administration, Business Administration, and Social and Political Sciences. This journal is managed by the College of Development Administration and is published every February and ...