Hukum bacaan pada citra Quran secara visual membentuk berbagai pola. Salah satu hukum bacaan yang dipilih untuk dijadikan objek dalam penelitian ini adalah pola Ikhfa. Ikhfa adalah hukum bacaan yang dibaca samar ketika nun mati (نْ) atau tanwin ( ÙÙŽÙÙÙ‹Ù , ÙÙÙÙÙÙ , ÙÙÙÙٌ٠) bertemu dengan salah satu dari 15 hurufnya yaitu, kaf ( Ùƒ ), qaf ( Ù‚ ), fa' ( Ù ), zha ( ظ ), tha ( Ø· ), dhad ( ض ), shad ( ص ), syin ( Ø´ ), sin ( س ), za' ( ز ), dzal ( ذ ), dal ( د ), jim ( ج ), tsa' ( Ø« ), dan ta' ( ت ). Pada penelitian ini, pola Ikhfa akan dideteksi melalui teknik-teknik pengolahan citra dan selanjutnya pengukuran kelas pola dilakukan dengan menggunakan metode Binary Similarity And Distance Measures (BSDM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pendeteksi pola menggunakan Binary Similarity And Distance Measures (BSDM) melalui formula Dipersion memiliki detection rate berkisar dari 65% hingga 90%. Persentase detection rate tersebut menunjukkan bahwa formula Dipersion dapat digunakan sebagai salah satu pendekatan untuk pendeteksian pola-pola yang sejenis. Keunggulan formula Dipersion adalah kemampuan pengenalan pola dengan jumlah data referensi yang tidak terlalu besar, sangat tepat untuk diterapkan pada sIstem.Kata kunci: Binary Similarity And Distance Measures (BSDM), Dipersion
Copyrights © 2024