Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai sumber daya yang mendukung pengembangan peternakan sapi potong di Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan, serta menentukan wilayah yang menjadi sektor basis melalui analisis Location Quotient (LQ). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Balai Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan Desa Bingkat. Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa Desa Bingkat memiliki nilai LQ sebesar 2,08, yang mengindikasikan wilayah tersebut sebagai sektor basis dalam pengembangan ternak sapi. Potensi maksimum ternak berdasarkan sumber daya lahan (PMSL) mencapai 2.269,03 ST, dengan kapasitas peningkatan populasi sapi berdasarkan sumber daya lahan (KKPTR(SL)) sebesar 1.180,53 ST. Populasi ternak sapi aktual (POPRIL) di Desa Bingkat tercatat sebanyak 1.088,5 ST. Selain itu, potensi maksimum ternak berdasarkan kepala keluarga (PMKK) mencapai 6.012 ST, dan kapasitas peningkatan populasi ternak sapi berdasarkan kepala keluarga (KPPTR(KK)) adalah 4.923,5 ST. Angka-angka ini menunjukkan bahwa Desa Bingkat dan Kecamatan Pegajahan memiliki potensi yang besar dalam pengembangan peternakan sapi potong.
Copyrights © 2024