Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan leksikon dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas, makna leksikal dan makna kultural dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas, nilai kearifan lokal yang terkandung dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan cakap. Analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk penyajian hasil analisis data digunakan metode formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 21 leksikon dalam tradisi begalan di Kabupaten Banyumas yang berbentuk kata dengan kategori monomorfemis, polimorfemis, dan kata majemuk. Tradisi begalan memiliki makna leksikon dan makna kultural. Nilai kearifan lokal dalam leksikon tradisi begalan memuat 4 aspek, yaitu nilai religius, nilai sosial, biologis, dan ekonomis.Kata Kunci: Antropolinguistik, tradisi begalan, leksikon, makna, kearifan lokal, Banyumas
Copyrights © 2024