Motor listrik AC memiliki karakteristik tidak bisa dikontrol ketika dihubungkan pada sumber beban sehingga motor tersebut langsung bekerja secara maksimal dengan putaran nominal. Normalnya ketika berjalan motor listrik akan menyerap arus sebanyak dua sampai tiga kali dari arus nominalnya sehingga bisa membuat MCB trip jika digunakan dalam aplikasi skala kecil. Adapun tujuan penelitian ini adalah melakukan pengaturan tegangan dengan menggunakan dimmer Arduino sehingga ketika dihubungkan dengan sumber tegangan motor mampu untuk disuplai tegangan secara bertahap. Dimmer Arduino sendiri merupakan rangkaian kontrol tegangan berdasarkan TRIAC dimana penggunaan komponen elektronika daya ini akan menyebabkan harmonisa, dimana efek dari harmonisa ini membuat penambahan rugi-rugi pada motor listrik. Oleh karena itu, penelitian ini dimaksudkan melihat dampak aplikasi dimmer Arduino pada motor AC pompa air skala laboratorium. Adapun metodologi penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan percobaan eksperimental dimmer Arduino dirancang pada box tertentu kemudian motor pompa air 1 fasa dilakukan pengujian sebelum dan sesudah pemasangan dimmer untuk melihat parameter kinerjanya menggunakan alat ukur Power Quality meter Fluke 434. Hasilnya berdasarkan level tegangan yang diatur dari 50 V sampai 213 V dengan harmonisa tertinggi berada pada tegangan 50 V sebesar 100,3% dan terendah pada tegangan 213 V 20%. Dengan kondisi ideal, motor dikontrol pada tegangan 115 V menghasilkan kinerja penyaluran air 0,128 L/s dengan daya 74,75 Watt.
Copyrights © 2024