Aceh Tengah salah satu destinasi wisata halal yang banyak dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara nilai jual yang ditawarkan pada wisatawan yaitu keindahan alamnya dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model komunikasi pemasaran yang digunakan dalam pemasaran wisata halal yang berbasis kearifan lokal di Aceh Tengah, Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Komunikasi pariwisata halal di Aceh Tengah melibatkan berbagai institusi seperti Dinas Pariwisata Aceh Tengah, para pengelola objek wisata, komunitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran pariwisata halal berbasis kearifan lokal dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan pestival panen kopi Gayo, even pagelaran kesenian Gayo yaitu Didong, Pacuan kuda, dan pestival produk unggulan kopi Gayosalah satu komunikasi pemasaran yang dapat dilakukan dalam strategi pemasaran pariwsata halal di Aceh Tengah, selain paktor tersebut ada faktor lain yang dapat mempengaruhi pemasaran wisata halal yaitu tersedianya infrastruktur, komunikasi melalui media elektronik maupun digital dan layanan. Halal tourism has become a new market in the tourism industry that is most attractive to the Muslim community. as well as being one of the variables that contribute greatly to the country's foreign exchange earnings. This study examines how the marketing strategy carried out by the Central Aceh tourism office. The purpose of this research is to find out and analyse how the halal tourism marketing strategy carried out by the Central Aceh Tourism Office. in this research the research method used is qualitative with descriptive methods. The results of this study indicate that the Central Aceh Regency Tourism Office, Aceh uses a marketing mix such as digital E-government, Advertising, Events such as the Gayo coffee festival horse race, international bicycle race tour de lut tawar.
Copyrights © 2024