Abstract: This research comprehensively integrates traditional, transformational, and Christian leadership principles. In a constantly evolving world, adaptive and inclusive leadership models are becoming increasingly important to achieve sustainable organizational success. Traditional leadership often emphasizes hierarchical structures and centralized decision-making, while transformational leadership focuses on inspiration, motivation, and innovation. On the other hand, Christian leadership integrates the values of ethics, service, and love as the foundation for carrying out leadership roles. This study combines various literature and empirical research to identify the strengths and weaknesses of each of these leadership approaches. By utilizing this multidimensional approach, this study aims to provide insights into how blending these three types of leadership can create a more holistic and practical leadership model. The results of the analysis show that this integration can meet the organization's operational needs and improve morale and work ethic among team members. The conclusion of this study shows that organizations can benefit significantly by synergistically applying elements from traditional, transformational, and Christian leadership. Practical recommendations are given for leaders who wish to apply this combination in their context to build a more inclusive and value-oriented organizational culture. Keywords: analysis, christian leadership, traditional, transformational. Abstrak: Penelitian ini menganalisis secara komprehensif menggabungkan antara prinsip-prinsip kepemimpinan tradisional, kepemimpinan transformasional, dan kepemimpinan Kristen. Dalam dunia yang terus berkembang, model kepemimpinan yang adaptif dan inklusif menjadi semakin penting untuk mencapai kesuksesan organisasi yang berkelanjutan. Kepemimpinan tradisional sering kali menekankan pada struktur hierarkis dan pengambilan keputusan yang terpusat, sementara kepemimpinan transformasional memfokuskan pada inspirasi, motivasi, dan inovasi. Di sisi lain, kepemimpinan Kristen mengintegrasikan nilai-nilai etika, pelayanan, dan kasih sebagai landasan dalam menjalankan peran kepemimpinan. Studi ini menggabungkan berbagai literatur dan penelitian empiris untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dari masing-masing pendekatan kepemimpinan tersebut. Dengan memanfaatkan pendekatan multidimensional ini, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bagaimana kombinasi dari ketiga jenis kepemimpinan ini dapat menciptakan model kepemimpinan yang lebih holistik dan efektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan operasional organisasi tetapi juga dapat meningkatkan moral dan etos kerja di antara anggota tim. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa organisasi dapat memperoleh manfaat besar dengan menerapkan elemen-elemen dari kepemimpinan tradisional, transformasional, dan Kristen secara sinergis. Rekomendasi praktis diberikan untuk para pemimpin yang ingin menerapkan kombinasi ini dalam konteks mereka sendiri, dengan tujuan untuk membangun budaya organisasi yang lebih inklusif dan berorientasi pada nilai. Kata Kunci: analisis, kepemimpinan kristen, transformasional, tradisional.
Copyrights © 2024