Permasalahan utama yang dihadapi mencakup ketidakpastian pasokan teh, fluktuasi harga bahan baku, terbatasnya kapasitas produksi, tantangan mempertahankan kualitas produk yang konsisten, dan kompleksitas koordinasi distribusi bahan baku antar outlet untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pengelolaan persediaan bahan baku yang efisien untuk IKM Mimici menggunakan pendekatan terintegrasi Fuzzy dan metode AHP. Metodologi penelitian ini diawali dengan studi literatur tentang persediaan dan metode Fuzzy AHP, dilanjutkan identifikasi masalah persediaan teh IKM Mimici. Tahap berikutnya adalah pengumpulan data primer dan sekunder, kemudian penerapan Fuzzy Sugeno untuk kategorisasi bahan baku. Selanjutnya dilakukan analisis prioritas menggunakan AHP dan pengolahan data dengan software terkait. Penelitian diakhiri dengan penyusunan laporan hasil penelitian. Analisis pengelolaan persediaan bahan baku teh di IKM Mimici mengungkapkan pentingnya fokus pada kualitas dan ketepatan waktu pengadaan. Metode Fuzzy Sugeno berhasil mengatasi ketidakpastian dalam pengelolaan stok, sedangkan metode AHP membantu memprioritaskan kriteria pengadaan. Meski demikian, implementasi terkendala keterbatasan sumber daya untuk pemantauan persediaan, sehingga diperlukan integrasi teknologi informasi dalam sistem manajemen. Analisis perencanaan persediaan bahan baku daun teh IKM Mimici di Bogor mengkombinasikan Fuzzy Sugeno dan metode AHP untuk mengoptimalkan manajemen stok. Fuzzy Sugeno menangani data tidak pasti seperti persediaan dan penjualan, sementara metode AHP menentukan prioritas berdasarkan kriteria risiko, biaya, dan kualitas. Kombinasi ini menghasilkan pengelolaan persediaan yang lebih akurat dan efisien dalam menghadapi permintaan pelanggan yang fluktuatif.
Copyrights © 2024