Persaingan dalam industri makanan cepat saji di Indonesia semakin meningkat dengan hadirnya berbagai kompetitor baru yang menawarkan inovasi produk serta strategi pemasaran yang menarik. Sabana, sebagai salah satu pemain lama di industri ini, menghadapi tantangan besar berupa penurunan pangsa pasar akibat kurangnya inovasi produk, promosi aktif, dan optimalisasi pemasaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penurunan penjualan Sabana dan merumuskan strategi-solusi untuk meningkatkan kembali pangsa pasar perusahaan. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT, survei konsumen, dan observasi langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi produk, seperti pengembangan varian ayam saus mentai dengan teknik penyajian yang unik, sangat diminati oleh konsumen. Selain itu, optimalisasi pemasaran digital melalui media sosial dan promosi aktif terbukti efektif dalam meningkatkan visibilitas merek. Perbaikan hubungan dengan konsumen, termasuk survei kepuasan dan program loyalitas, juga memberikan dampak positif terhadap retensi pelanggan. Strategi yang dirumuskan ini diharapkan mampu membantu Sabana mengatasi tantangan pasar, merebut kembali pangsa pasar yang hilang, dan memperkuat posisinya di industri makanan cepat saji yang kompetitif.
Copyrights © 2025