Pemanfaatan daun sereh (Cymbopogon Citratus) sebagai bahan dasar pembuatan spray anti-nyamuk merupakan upaya pengabdian masyarakat untuk mengatasi masalah nyamuk di lingkungan pedesaan dengan pendekatan yang ramah lingkungan dan ekonomis. Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Kebun Kelapa, yang memiliki potensi besar dalam memanfaatkan sumber daya lokal. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang efektivitas daun sereh, mengembangkan formulasi optimal spray, dan menganalisis potensi ekonomi dari produk ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kualitatif, dengan pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Hasil menunjukkan bahwa spray dengan konsentrasi 10% dan 15% efektif mengusir nyamuk, memberikan perlindungan 70-80% selama 2-3 jam, serta aman untuk digunakan. Pemanfaatan daun sereh tidak hanya menyediakan solusi berkelanjutan untuk pengendalian nyamuk, tetapi juga dapat meningkatkan ekonomi desa dengan memberdayakan petani dan mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini melibatkan masyarakat, termasuk ibu-ibu PKK, dalam proses pembuatan spray, dan memberikan pelatihan serta materi edukasi. Masyarakat menunjukkan penerimaan positif terhadap produk ini, menghargai keamanannya, dan cenderung menghindari bahan kimia berbahaya. Dengan dukungan pelatihan dan sumber daya, proyek ini berpotensi memperkuat perekonomian lokal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. Kata Kunci: Daun Serai, Anti Nyamuk, Pemanfaatan Sumber Daya Alam
Copyrights © 2024