Industri pariwisata tidak terlepas dari berbagai risiko keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian risiko keselamatan dan kesehatan kerja aktivitas wisata di wilayah rawan bencana, studi kasus di Pantai Parangtritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data akan diperoleh menggunakan pedekatan wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD). Hasil penelitian ini yaitu diperoleh beberapa potensi bahaya seperti bahaya fisik, biologi, kimia, gerakan, dan ergonomi dengan tingkat risiko yang beragam diantaranya berisiko rendah sebesar 2,8%, berisiko sedang sebesar 38,9%, berisiko tinggi sebesar 55,6%, dan berisiko ekstrem sebesar 2,8%. Aktivitas di Kawasan Wisata Pantai Parangtritis memiliki risiko keselamatan dan kesehatan yang beragam. Tingkat risiko yang ada pada kawasan wisata ini kebanyakan berisiko tinggi.
Copyrights © 2024