Intensitas pencahayaan memegang peranan penting dalam lingkungan kerja penjahit karena pekerjaan mereka sering melibatkan tugas-tugas yang membutuhkan ketelitian. Dampak kondisi ini menjadikan penjahit mengalami kelelahan mata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi intensitas pencahayaan terhadap kelelahan mata pada penjahit. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Adapun teknik pengambilan sampel menggunakan total populasi yang berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan adalah lux meter untuk mengukur intensitas pencahayaan dan kuesioner untuk mengetahui kelelahan mata penjahit. Hasil menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan tergolong rendah yaitu <200 lux dan sebanyak 22 orang (71%) penjahit mengalami kelelahan mata. Uji statistik menunjukkan p-value 0,0001 yang berarti terdapat pengaruh intensitas pencahayaan dengan kelelahan mata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat implikasi intensitas cahaya terhadap kelelahan mata. Disarankan untuk meningkatkan intensitas pencahayaan di lingkungan kerja penjahit dengan menyediakan pencahayaan yang memadai sesuai standar kesehatan kerja guna mengurangi risiko kelelahan mata yang dialami oleh penjahit.
Copyrights © 2024