Konflik Israel-Palestina merupakan salah satu isu geopolitik yang paling sensitif dan berlarut-larut dalam sejarah modern, menarik perhatian masyarakat internasional serta memicu berbagai reaksi di media sosial. Twitter, sebagai salah satu platform utama untuk diskusi publik, mencerminkan opini dan sikap global terhadap isu ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pengguna Twitter terhadap konflik Israel-Palestina melalui pendekatan analisis sentimen, menggunakan dua model yaitu VADER (Valence Aware Dictionary and Sentiment Reasoner) dan BERT (Bidirectional Encoder Representations from Transformers). Pengujian menghasilkan akurasi sebesar 92% dan menunjukan sentimen positif terhadap Palestina sebagai sentimen yang dominan.
Copyrights © 2024