Penelitian ini menganalisis tren publikasi ilmiah yang berkaitan dengan toponimi selama periode 2013--2023 yang dipublikasikan dalam jurnal Scopus. Penelitian ini menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) untuk menyaring dan menganalisis publikasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 1.315 dokumen awal, setelah melalui beberapa tahap penyaringan, sebanyak 466 artikel diidentifikasi sebagai relevan dan dianalisis lebih lanjut. Penelitian toponimi mengalami pertumbuhan yang signifikan selama dekade terakhir, baik dalam hal jumlah publikasi maupun kolaborasi internasional. Penelitian ini juga mengidentifikasi tren, kolaborasi antarpeneliti, bahasa yang diteliti, serta jurnal yang paling berpengaruh dalam bidang toponimi. Sebaran artikel per tahun menunjukkan peningkatan yang konsisten, dengan beberapa penulis dan jurnal memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan penelitian toponimi. Peluang penelitian masa depan mencakup pengembangan lebih lanjut dari tema-tema niche seperti media sosial dan algoritma, serta eksplorasi lebih dalam pada tema dasar seperti toponimi dan bahasa. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kolaborasi internasional dan pemanfaatan teknologi baru untuk menganalisis data dan memetakan hubungan antarkonsep, yang dapat memberikan arah yang lebih jelas untuk penelitian toponimi di masa mendatang.
Copyrights © 2024