Desa Genggelang terletak di Kabupaten Lombok Utara, desa ini merupakan tempat Tim KKN UNS 104 melaksanakan pengabdian. Desa ini mengalami krisis air bersih akibat dampak gempa bumi yang merusak sumber-sumber mata air setempat. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengevaluasi potensi dua sumber mata air di kawasan hutan Desa Genggelang sebagai solusi krisis air bersih pasca-bencana. Pendekatan kualitatif dipilih dengan metode studi kasus melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan masyarakat setempat. Tim KKN UNS kelompok 104 melakukan survei lapangan dan mengukur debit air, kualitas air, serta posisi geografis kedua sumber mata air. Hasil survei menunjukkan kedua sumber air memiliki debit yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Meskipun layak untuk dikonsumsi setelah melalui pengolahan sederhana, tantangan terkait aksesibilitas dan infrastruktur distribusi air perlu segera diatasi. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan ahli sumber daya air sangat penting untuk mewujudkan solusi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Copyrights © 2024