Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi TPA Baiturrahman di Desa Liang Naga guna menciptakan pendidikan agama yang lebih terstruktur dan menarik bagi anak-anak. Berdasarkan observasi awal, ditemukan beberapa permasalahan, seperti metode pembelajaran yang monoton, rendahnya partisipasi siswa, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Upaya revitalisasi dilakukan dengan menyusun bahan ajar interaktif, memberikan pelatihan bagi pengajar, dan mendaftarkan TPA ke Kementerian Agama untuk mendapatkan legalitas resmi. Program ini berhasil meningkatkan partisipasi siswa, keterlibatan pengajar, serta dukungan dari orang tua. Hasil revitalisasi menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa dalam memahami Al-Qur'an dan nilai-nilai keagamaan. Dengan adanya legalitas dan struktur pembelajaran yang lebih baik, TPA Baiturrahman diharapkan dapat menjadi model bagi TPA lainnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak
Copyrights © 2024