Dakwah adalah mengajak umat manusia untuk kembali ke fitrahnya yaitu sebagai khalifah di bumi dan juga sebagai hamba yang senantiasa beribadah kepada Allah. Dalam berdakwah seorang da’i perlu menguasai retorika agar dakwahnya mudah diterima oleh mad’u. Ustadz Subhan Bawazier adalah salah satu dai yang memiliki ciri khas dalam dakwahnya sehingga mampu menarik mad’u untuk mengikutinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana retorika dakwah Ustadz Subhan Bawazier di media sosial instagram? dan gaya bahasa apa yang digunakan dalam dakwahnya?. Penelitian ini menggunakan paradigma post-positivisme dengan pendekatan kualitatif serta teknik analisis dari Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian ini adalah Ustadz Subhan Bawazier dalam retorika dakwahnya di media sosial instagram menerapkan lima tahapan dalam penyusunan pidato. Pilihan kata yang diterapkan dominan menggunakan gaya bahasa percakapan dan sedikit gaya bahasa tidak resmi. Nada yang digunakan adalah gaya bahasa menengah, sederhana, mulia dan bertenaga.
Copyrights © 2024