Audit syariah memainkan peran penting dalam memastikan kepatuhan lembaga keuangan syariah terhadap prinsip-prinsip Islam. Studi ini bertujuan untuk meninjau literatur mengenai audit syariah, dengan fokus pada ruang lingkup, tantangan, kompetensi auditor, dan dampak terhadap tata kelola lembaga keuangan syariah. Berdasarkan hasil analisis, audit syariah memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan audit konvensional, mencakup aspek moral, etika, dan spiritual selain aspek keuangan. Penelitian juga menunjukkan bahwa banyak auditor syariah belum memiliki kompetensi yang memadai, sehingga pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi menjadi kebutuhan mendesak. Standar audit internasional, seperti yang dikembangkan oleh AAOIFI, memberikan kerangka kerja yang relevan, tetapi implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan. Ketidakpatuhan terhadap syariah dapat merusak reputasi lembaga keuangan dan mengurangi kepercayaan masyarakat, menjadikannya tantangan utama bagi sektor ini. Temuan ini menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk memperkuat tata kelola dan audit syariah. Dengan meningkatkan kompetensi auditor dan memperkuat kerangka kerja audit, audit syariah dapat berkontribusi signifikan dalam menjaga kepercayaan publik dan keberlanjutan sektor keuangan syariah.
Copyrights © 2024