Swasembada pangan merupakan salah satu tujuan strategis dalam pembangunan pertanian di Indonesia, yang bertujuan untuk mencapai kemandirian dalam penyediaan pangan. Otonomi daerah memainkan peran penting dalam mewujudkan tujuan ini, memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk merancang dan melaksanakan kebijakan pertanian sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lokal. Penelitian ini mengkaji peran otonomi daerah dalam kebijakan pertanian, dengan fokus pada pengaruhnya terhadap peningkatan produksi, kesejahteraan petani, dan keberlanjutan sumber daya pangan. Berdasarkan analisis terhadap berbagai kebijakan yang diterapkan di tingka Otonomi Daerah, Swasembada Pangan, Kebijakan Pertanian. t daerah, ditemukan bahwa peningkatan partisipasi masyarakat dan pengembangan infrastruktur pertanian merupakan faktor kunci dalam keberhasilan swasembada pangan. Namun, tantangan seperti kurangnya koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterbatasan sumber daya manusia masih perlu diatasi. Penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah serta keterlibatan semua pemangku kepentingan untuk mencapai swasembada pangan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2024