Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pengaruh jumlah penduduk, rasio aksesibilitas wilayah dan PDRB non pertanian terhadap luas panen lahan sawah daerah perkotaan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Indonesia dengan variabel penelitian yang dikelompokan menjadi dua bagian yaitu variabel terikat yang pada penelitian ini ditetapkan sebagai luas panen lahan sawah dan variabel bebas yang terdiri dari jumlah penduduk, rasio aksesibilitas wilayah, dan PDRB non pertanian. Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan menggunakan metode Fixed Effect Model (FEM) dengan cross section 34 ibukota provinsi di Indonesia dan Time Sheries 2018-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap luas panen lahan sawah. Rasio aksesibilitas wilayah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap luas panen lahan sawah. PDRB non pertanian berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap luas panen lahan sawah.
Copyrights © 2024