Bisnis kopi keliling tidak hanya dilihat sebagai bentuk inovasi dalam memenuhi kebutuhan kafein, tetapi juga sebagai model pemberdayaan ekonomi yang mendukung pertumbuhan UMKM di Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kombinasi antara studi kasus kualitatif dan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pedagang kopi keliling dan menyebarkan kuesioner pada konsumen, serta analisis dokumentasi dari media sosial terkait kopi keliling di Surabaya.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kopi keliling menjadi pilihan bagi di generasi muda yang tidak memiliki banyak waktu untuk membeli kopi. Selain itu, kopi keliling juga menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku UMKM serta memperkaya pengalaman konsumsi melalui interaksi personal antara pedagang dan konsumen. Pembagian wilayah serta transparansi infrastruktur publik menjadi perhatian khusus bagi pedagang. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan penerapan inovasi digital untuk memudahkan pemesanan dan pembayaran, serta diversifikasi produk kopi keliling untuk menjaga daya tarik di tengah persaingan yang semakin ketat
Copyrights © 2025