Lingkungan kerja yang inklusif memainkan peran penting dalam meningkatkan retensi karyawan, terutama di perusahaan rintisan yang membutuhkan inovasi dan adaptabilitas tinggi. Penelitian ini mengkaji dampak inklusivitas dalam lingkungan kerja terhadap retensi karyawan melalui tinjauan literatur terbaru sejak 2019. Lingkungan kerja inklusif, yang ditandai dengan keadilan, penghormatan, dan dukungan terhadap keragaman, meningkatkan kepuasan serta loyalitas karyawan. Hasil dari literatur yang ditinjau menunjukkan bahwa perusahaan rintisan yang menerapkan inklusivitas lebih mampu mempertahankan talenta terbaik, karena karyawan merasa dihargai dan termotivasi untuk berkontribusi pada tujuan organisasi. Penelitian ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi perusahaan rintisan dalam mengimplementasikan kebijakan inklusif akibat keterbatasan sumber daya dan dinamika yang cepat berubah. Artikel ini memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam menciptakan lingkungan kerja inklusif dan implikasinya terhadap strategi retensi karyawan jangka panjang. Hasil penelitian menekankan pentingnya komitmen kepemimpinan dan evaluasi konsisten terhadap inklusivitas tempat kerja untuk menjaga daya saing dalam pasar talenta.
Copyrights © 2024