Tujuan dari makalah ini adalah untuk menjelaskan keberadaan dari Muslim Jogja kelas menengah ke bawah terutama membahas tentang konsep mereka untuk memahami pasar, bekerja dan sistem gaya hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) untuk memahami sistem pasar, mereka menggunakan nilai manfaat, persaudaraan, demokrasi, keadilan, keseimbangan, rasa keadilan dan optimisme. Manusia memiliki kekuatan fisik, kecerdasan, hati, dan vitalitas. (2) untuk memahami sistem kerja mereka digunakan faktor masjid Muttaqin, Pasar Beringharjo dan Keraton Yogyakarta. Masjid sebagai simbol moral spiritual, pasar sebagai simbol sosial-ekonomi dan Keraton Yogyakarta sebagai simbol budaya-politik. (3) untuk memahami sistem gaya hidup, mereka menggunakan prinsip-prinsip hidup yang alon-alon waton kelakon, nrimo ing pandum, sepi ing pamrih rame ing gawe olok-olok mbancengi tan Dhuwur ngungkuli tan, mangan ora mangan asal ngumpul dan tuna Satak, bathi sanak.
Copyrights © 2017