Penelitian ini berfokus pada konstruksi gorga si mataniari pada pertunjukan masyarakat Batak Toba di Desa Meat, Sumatera Utara. Gorga si mataniari adalah ukiran yang mengambil bentuk matahari yang diwujudkan secara geometris pada dinding luar rumah adat Batak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gorga si mataniari dalam sistem sosial masyarakat Batak Toba di Desa Meat, menganalisis peran Rumah Karya Indonesia (RKI) dalam mengkonstruksi nilai gorga si mataniari, dan mengidentifikasi pertunjukan yang mencerminkan konstruksi sosial ornamen tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif berupa observasi partisipatoris, wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa gorga si mataniari tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai simbol harapan, perlindungan dan identitas yang berdampak pada kehidupan sosial dan seni pertunjukan. Peran RKI sangat signifikan dalam mempertahankan dan mengimplementasikan nilai gorga si mataniari melalui berbagai kegiatan seni dan budaya, sehingga gorga si mataniari merekonstruksi sistem sosial masyarakat Desa Meat dalam lingkup seni pertunjukan melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Kata kunci: konstruksi sosial, ornamen, gorga, pertunjukan
Copyrights © 2024