Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya saing ekspor Turmeric Indonesia di pasar global menggunakan pendekatan Revealed Comparative Advantage (RCA) dengan data gabungan dari time series dan cross-section. Analisis diambil dari tahun 2011-2020 dengan negara tujuan Malaysia, Singapura, dan Jepang. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Indonesia tergolong sebagai negara yang memiliki keunggulan komoditi di pasar Internasional atau memiliki nilai RCA lebih dari satu (>1) terhadap negara Malaysia dan Singapura serta nilai RCA kurang dari satu (<1) terhadap negara Jepang. Hal ini mengindikasikan bahwa kunyit Indonesia memiliki daya saing yang kuat di kedua negara tersebut, meskipun perlu dilakukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan daya saing di pasar Jepang. Pentingnya peningkatan spesialisasi dalam kualitas dan konsistensi produksi kunyit untuk memperkuat jaringan logistik dan distribusi untuk memastikan produk dapat mencapai pasar internasional dengan efektif. Implementasi strategi yang tepat dalam pemasaran dan pengelolaan kualitas produk dapat membantu meningkatkan daya saing ekspor kunyit Indonesia di pasar global.
Copyrights © 2024