Energi listrik diperlukan untuk kehidupan sehari-hari manusia, terutama di era modern ini. Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak dapat dibuat atau dimusnahkan; namun, energi panas dapat dibuat. Menurut azas Black bahwa panas dan kalor yang dilepas sama dengan panas dan kalor yang diterima, eksperimen ini akan menghasilkan perubahan panas pada air dan kalorimeter, termasuk pengaduk. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah energi listrik yang dilepas dan diterima oleh calorimeter serta nilai kesetaraan kalor listrik. Data suhu dikumpulkan pada detik ke-60, 180, 300, dan 420 yang diperoleh sebesar 35 , 37 , 39 , dan 41 . Hasil menunjukkan bahwa nilai kesetaraan kalor listrik yang diukur adalah sebesar (2,7 ± 0,5) J. Nilai ini jauh lebih rendah daripada nilai yang diantisipasi berdasarkan teori, yang adalah 4,184 J. Untuk memahami penyebab perbedaan ini dan meningkatkan validitas hasil percobaan di masa mendatang, evaluasi menyeluruh proses percobaan dan analisis data sangat penting.
Copyrights © 2024