Bahan Bakar Minyak (BBM) merupakan salah satu komoditas dari sumber daya alam minyak dan gas bumi yang berasal dari minyak bumi. Mesin diesel adalah mesin pembakar bahan bakar paling sederhana yang saat ini sudah umum untuk digunakan baik itu untuk kendaraan bermotor maupun mesin industri. Bahan bakar utama dari diesel adalah solar. Kualitas solar yang digunakan sangat berpengaruh terhadap kinerja mesin. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesesuaian kualitas solar yang diproduksi oleh PPSDM Migas berdasarkan spesifikasi keputusan Dirjen Migas no 146.K/10/DJM/2020 menggunakan metode ASTMD. Analisis uji yang dilakukan didasarkan pada 7 parameter sifat khusus yaitu uji warna, uji densitas, uji viskositas, uji destilasi, uji titik tuang, uji titik nyala, dan angka setana. Berdasarkan hasil pengujian enam parameter sifat fisik minyak solar diperoleh nomor warna ASTM sebesar 3, titik nyala sebesar 52,3oC, titik tuang 15, densitas sebesar 842 kg/m2, viskositas sebesar 2,6691 mm/s, destilasi sebesar 358,33oC, dan angka setana sebesar 48,7856. Hal ini berarti minyak solar layak di distribusikan untuk pemenuhan permintaan bahan bakar solar murni.
Copyrights © 2024